KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN

KEPUTUSAN KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH NAHDLATUL ULAMA NGINGAS

NOMOR : 150/MINU/XII/2009

TENTANG

KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN

MADRASAH IBTIDAIYAH NAHDLATUL ULAMA NGINGAS

KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH NAHDLATUL ULAMA NGINGAS

 

I.Menimbang :

  1. Bahwa kode etik guru dan karyawan merupakan  peraturan yang mengatur, sikap,  perkataan dan perbuatan siswa MINU Ngingas.
  2. Bahwa kode etik guru dan karyawan diberlakukan bagi semua guru dan karyawan MINU Ngingas agar  dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

 

II.Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional  Pendidikan.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional  Nomor 19 Tahun 2007  tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar  dan Menengah.

 

III.Memperhatikan :

Persetujuan Rapat  Siswa dan Guru MINU Ngingas

 

MEMUTUSKAN

 

Menetapkan :

Pertama                   : Kode etik siswa MINU Ngingas adalah sebagaimana tercantum  dalam lampiran keputusan Ini.

Kedua                      : Kode etik siswa sebagaiamana yang dimaksud dalam diktum pertama diberlakukan bagi semua siswa MINU Ngingas

Ketiga                      : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

                                                                                             Ditetapkan di Ngingas

                                                                                    Pada tanggal 30 Desember 2009

                                                                                              Kepala MINU Ngingas

 

                                                                                              IMAM T URMUDI, S. Ag

 

Tembusan ;

  1. Yayasan Bina Bersama Indomas
  2. Seluruh siswa MINU Ngingas
  3. Arsip

 



KODE ETIK GURU

MINU NGINGAS

BAB I

KODE ETIK GURU

Guru merupakan figur keteladanan bagi peserta didik dan karyawan di MINU Ngingas, jadi guru mempunyai kewajiban untuk mentaati tata tertib yang sudah ditetapkan di MINU Ngingas.

Pasal 1

Etika guru dalam berpakaian.

  1. Pakaian guru harus disesuaikan dengan peran yang disandang oleh guru.
  2. Pakaian guru di kantor dan diruang kelas pada saat berperan sebagai guru adalah pakaian formal yang mencerminkan citra professional
  3. Pakaian guru di luar kantor pada saat berperan sebagai utusan sekolah MINU Ngingas adalah pakaian formal dan disesuaikan dengan kebutuhan pengundang agar mencerminkan citra professional.
  4. Pakaian formal bagi guru pria adalah celana panjang dan berdasi dengan sepatu formal
  5. Pakaian formal bagi guru wanita adalah berjilbab, celana/rok dan blous ditambah blejer, sepatu formal dan dandanan serta perhiasan/asesoris yang disesuaikan dengan pakaian.
  6. Guru harus senantiasa berpenampilan bersih, rapih dan segar agar tidak menimbulkan masalah sosial yang dapat mengganggu di ruang kantor atau di ruang kelas.

Pasal 2

Etika guru terhadap komitmen waktu.

  1. GuruMINU Ngingas harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu.
  2. Guru memulai dan mengakhiri pembelajaran tepat waktu
  3. Guru harus memenuhi komitmen waktu yang telah dijanjikan kepada siswa baik untuk bimbingan akademik maupun non akademik.
  4. Guru harus menginformasikan ke kepala sekolah atau wakil apabila tidak hadir pada jam dimana guru yang bersangkutan seharusnya berada di kantor atau di ruang kelas untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi.

Pasal 3

Etika guru dalam melaksanakan tugas

  1. Guru pada awal proses pembelajaran berkewajiban untuk menjelaskan tujuan pembelajaran dan materi yang akan disampaikan.
  2. Guru berkewajiban menyampaikan buku acuan mareti yang digunakan.
  3. Guru wajib membuat rencana program pembelajaran (RPP)
  4. Guru wajib mengembangkan RPP atau metode belajar mengajar sebagai bentuk inovasi pembelajaran.
  5. Dalam membuat RPP guru harus mengacu pada kurikulum yang sudah ditetapkan dan tujuan pengajaran dalam rangka mencapai tujuan akhir yakni lulusan yang terbaik.
  6. Guru harus terbuka untuk menerima pertanyaan mengenai mata pelajaran baik di ruang kelas maupun di luar kelas dan terbuka menerima perbedaan pendapat
  7. Guru wajib terbuka, jujur dan adil memberikan penilaian kepada siswa.
  8. Guru dilarang menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apapun yang berpengaruh terhadap nilai.
  9. Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata ………anak
  10. Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada pegawai baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata bapak, ibu.
  11. Guru menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan sesama guru, pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya.
  12. Guru tidak merokok ketika mengajar didalam kelas dan berada di dalam lingkungan sekolah.



BAB II

KODE ETIK KARYAWAN/PEGAWAI

Pegawai MINU Ngingas adalah figur keteladanan bagi peserta didik dibidang pelayanan administrasi akademik dan umum karena itu pegawai MINU Ngingas berkewajiban untuk mentaati tata tertib yang ada di MINU Ngingas.

Pasal 4

Etika pegawai dalam berpakaian.

  1. Pakaian pegawai MINU Ngingas harus disesuaikan dengan peranan yang disandang oleh pegawai waktu berpakaian tersebut dikenakan.
  2. Pakaian pegawai MINU Ngingas di kantor dan di luar kantor untuk peranan sebagai pegawai adalah pakaian formal untuk mencerminkan citra professional.

Pasal 5

Etika pegawai dalam komitmen waktu

  1. Pegawai MINU Ngingas harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu.
  2. Pegawai memulai dan mengakhiri jam bertugas tepat waktu.
  3. Pegawai harus menginformasikan ke kepala kepegawaian apabila tidak hadir untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi.

Pasal 6

Etika pegawai dalam melaksanakan tugas

  1. Pegawai berkewajiban menyampaikan laporan pekerjaannya.
  2. Pegawai wajib terbuka dan jujur
  3. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata ………anak
  4. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada rekan kerja dan guru-guru baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata bapak, ibu.
  5. Pegawai menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan guru-guru, sesame pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya.
  6. Pegawai tidak merokok ketika  berada di dalam lingkungan sekolah.



BAB V

REHABILITASI

Pasal 7

Setelah menjalani sanksi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan pasal 10 butir a dan b, siswa yang bersangkutan dapat direhabilitasi, dengan membuat perjanjian tertulis.



BAB VI

P E N U T U P

Pasal 8

Dengan berlakunya keputusan Kepala MINU Ngingas ini, maka semua ketentuan yang berkaitan dengan sikap, perilaku dan perbuatan guru MINU Ngingas  yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 8

Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Pasal 9

Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian.

Pasal 10

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

                                                                                            Ditetapkan di Ngingas

                                                                                   Pada tanggal, 30 Desember 2009

                                                                                           Kepala MINU Ngingas

 

                                                                                          IMAM TURMUDI, S. Ag